Ibadah, Antara Takut, Cinta, dan Harap (1/2)

Ibadah adalah segala sesuatu yang kita laksanakan berdasarkan atas syariat Islam dan ditujukan hanya kepada Allah Ilah dan Rabb kita. atau dengan kata lain ibadah adalah suatu interaksi antara kita dengan Allah yang diterima sebagai suatu kebaikan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Dalam berinteraksi dengan manusia kita mempunyai suatu adab yang harus kita perhatikan agar interaksi dapat berjalan secara lancar dan berkesan di hati manusia yang kita ajak berinteraksi. begitupun dalam beribadah ada suatu adab dan tata cara yang harus dipenuhi agar ibadah kita diterima oleh Allah.

Pertama: hendaklah beribadah dengan penuh rasa harap (raja’), artinya seluruh ibadah kita harus dipenuhi dengan sebuah rasa harap yaitu kita berharap untuk mendapatkan ridha-Nya. tanpa rasa harap ini ibadah kita akan terasa hampa seperti mengerjakan hal-hal yang sudah menjadi rutinitas.. tanpa rasa harap akan ridha dan karunia Allah ibadah kita bagaikan mengendarai kendaraan tanpa arah yang jelas… selain pengharapan pada ridha Allah kita juga harus berharap untuk masa depan yang lebih cerah.. karena Allahlah yang menggenggam masa depan kita semua…

Kedua: hendaklah beribadah dengan penuh rasa takut (khauf) dalam beberapa ayat Qur’an tertulis bahwa orang-orang yang beriman amat takut kepada Allah(lihat 5:94,9:13,9:18,dll). karena itu dalam beribadah juga harus disertai dengan rasa takut, yaitu takut jikalau ibadah kita tidak sempurna, takut jikalau jita tidak mendapatkan ridha Allah, takut jukalau dosa-dosa kita tidak diampuni. oleh karena itu orang yang beribadah dengan rasa takut ini, mereka tidak akan terjerumus kedalam jurang kemaksiatan yang mengotori hai-hati mereka takut hal-hal yang dulu mereka lakukan dalam rangka mengabdi kepada Allah hilang begitu saja karena suatu kemaksiatan sekecil apapun. Insyaallah jika semua muslim di Indonesia sudah memiliki hal ini, tak akan ada lagi yang namanya korupsi, dan kejahatan lainnya.

bersambung ke bagian 2…….

 

dirangkum dari tausiahnya kang Arief Farmasi..

~ by Said Hawwa on 24 February, 2009.

One Response to “Ibadah, Antara Takut, Cinta, dan Harap (1/2)”

  1. Takut disni bukan takut pada azab dan siksa Allah SWT tapi takut akan tidak diterima dan dikasihi oleh Allah SWT
    nice share agan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: